beritawmc.com- JAKARTA; Pertunjukan
musik dan peluncuran buku "Negeri Pelangi" karya penyanyi yang juga
duta reggae Indonesia, Ras Muhamad, di Tee Box Cafe Jakarta Selatan,
Minggu (17/2/2013 malam berakhir ricuh.
Peristiwa itu berawal, Rastafari (sebutan penggemar musik Reggae) menjejali cafe yang hanya 300 orang. Akibatnya, sebagian pengunjung tak dapat masuk ke area cafe.
Awalnya, acara peluncuran dan diskusi buku yang dipandu pengamat musik Bens Leo berjalan lancar. Acara dilanjutkan dengan penampilan Ras Muhammad, dan sejumlah band pendukung seperti Republik 21, Day Afternoon, Boys n Roots, Conrad Vibration dan Ras Muhamad & The Easy Skankin Ban.
Mendengar hentakan musik dari dalam cafe, Rastafari yang tidak dapat masuk dan menyaksikan idolanya beraksi mulai gusar. Mereka mencoba merangsek masuk, elihat adanya potensi kerusuhan, aparat dari Polres Jakarta Selatan membubarkan paksa pengunjung dan menembakkan gas air mata. Pengunjung yang panik langsung membubarkan diri, akibatnya sejumlah pengunjung pingsan dan sejumlah fasilitas cafe rusak.
"Kapasitas cafe memang terbatas, jadi kita hentikan sementara. Nanti kita gelar acara serupa di tempat yang lebih besar," ujar Bens Leo, kepada wartawan.
Peristiwa itu berawal, Rastafari (sebutan penggemar musik Reggae) menjejali cafe yang hanya 300 orang. Akibatnya, sebagian pengunjung tak dapat masuk ke area cafe.
Awalnya, acara peluncuran dan diskusi buku yang dipandu pengamat musik Bens Leo berjalan lancar. Acara dilanjutkan dengan penampilan Ras Muhammad, dan sejumlah band pendukung seperti Republik 21, Day Afternoon, Boys n Roots, Conrad Vibration dan Ras Muhamad & The Easy Skankin Ban.
Mendengar hentakan musik dari dalam cafe, Rastafari yang tidak dapat masuk dan menyaksikan idolanya beraksi mulai gusar. Mereka mencoba merangsek masuk, elihat adanya potensi kerusuhan, aparat dari Polres Jakarta Selatan membubarkan paksa pengunjung dan menembakkan gas air mata. Pengunjung yang panik langsung membubarkan diri, akibatnya sejumlah pengunjung pingsan dan sejumlah fasilitas cafe rusak.
"Kapasitas cafe memang terbatas, jadi kita hentikan sementara. Nanti kita gelar acara serupa di tempat yang lebih besar," ujar Bens Leo, kepada wartawan.

Reggae tidak rusuh reggae cinta damai VIS man .
BalasHapus